Langsung ke konten utama

Contoh Neraca Bank (Laporan Posisi Keuangan Perbankan)

Contoh Neraca Bank (Laporan Posisi Keuangan Perbankan) – Bank merupakan salah satu perusahaan yang masuk dalam sektor keuangan, khususnya sub sektor perbankan. Saat ini banyak sekali jumlah bank yang terdaftar di bursa efek Indonesia, lebih dari 40 bank. Bank-bank yang terdaftar di bursa efek tersebut tentu saja diwajibkan menerbitkan sebuah laporan keuangan, dan salah satu komponen laporan keuangan adalah neraca atau sering juga disebut dengan istilah laporan posisi keuangan. Neraca perusahaan bank dengan jenis perusahaan lainnya tidak berbeda jauh, yang berbeda mungkin hanya nama-nama akun yang sesuai dengan bidang operasi industrinya, yang jelas apapun jenis perusahaannya dalam neraca pasti mencantumkan kekayaan (asset), kewajiban, dan ekuitas yang dimilikinya.

Nah, bagi anda yang ingin melihat sebuah neraca yang biasa disusun oleh bank, berikut ini saya share 3 contoh neraca bank. Contoh neraca bank yang akan saya bagikan ini sudah sesuai dengan standar laporan keuangan yang berlaku di Indonesia, jadi bisa anda jadikan sebuah acuan ketika anda sedang belajar menyusun neraca bank.

Baca juga: Cara membuat neraca.

Contoh Neraca Bank (Laporan Posisi Keuangan Perbankan)

Contoh Neraca Bank
PT. Bank XYZ
NERACA
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2013
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kas72.732.073
Giro pada Bank Indonesia500.453.995
Giro pada bank lain78.567.723
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain1.259.242.768
Efek-efek diperdagangkan39.948.000
Investasi keuangan477.657.338
Wesel ekspor3.353.119
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(1.704.619)
Wesel ekspor - neto1.648.500
Tagihan derivative1.841.865
Kredit yang diberikan:
Pihak berelasi71.510
Pihak ketiga5.516.168.708
Total kredit yang diberikan5.516.240.218
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(138.060.816)
Kredit yang diberikan - neto5.378.179.402
Tagihan akseptasi103.146.459
Pendapatan bunga masih akan diterima37.391.745
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp149.363.573 pada 31 Desember 2013,25.044.658
Aset tidak berwujud – setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar Rp66.479.107 pada 31 Desember 2013,10.439.935
Aset pajak tangguhan - neto77.221.445
Agunan yang diambil alih – setelah dikurangi cadangan penurunan nilai sebesar Rp19.955.265 pada 31 Desember 2013,24.067.873
Beban dibayar dimuka29.583.047
Aset lain-lain - neto48.698.309
TOTAL ASET8.165.865.135
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera8.674.720
Simpanan:
Pihak berelasi19.087.201
Pihak ketiga6.815.804.070
Total Simpanan6.834.891.271
Simpanan dari bank lain342.812.851
Liabilitas derivatif1.009.167
Liabilitas akseptasi103.146.459
Utang pajak7.932.962
Pinjaman diterima2.242
Bunga masih harus dibayar25.514.140
Komponen liabilitas dari obligasi wajib konversi16.370.549
Liabilitas imbalan pasca kerja42.602.678
Liabilitas lain-lain19.030.762
TOTAL LIABILITAS7.401.987.801
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham (nilai penuh) Modal dasar - 20.000.000.000 saham. Modal ditempatkan dan disetor penuh - 5.486.078.541 saham548.607.854
Tambahan modal disetor - neto457.206.670
Saldo laba (defisit):
Telah ditentukan penggunaannya17.939.724
Belum ditentukan penggunaannya(172.680.547)
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar efek tersedia untuk dijual – neto(87.196.367)
EKUITAS - NETO763.877.334
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS8.165.856.135

PT. Bank ABC
Laporan Posisi Keuangan
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2013
(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kas246.398
Giro pada Bank Indonesia2.446.981
Giro pada bank lain230.287
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(799)
Giro pada bank lain - neto229.488
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain157.001
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai-
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto157.001
Surat-surat berharga:
Dimiliki hingga jatuh tempo1.377.359
Tersedia untuk dijual166.827
Diperdagangkan39.619
1.583.805
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(888.410)
Surat-surat berharga - neto695.395
Tagihan derivatif-
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai-
Tagihan derivatif - neto-
Kredit yang diberikan:
Pihak berelasi8.895
Pihak ketiga11.122.912
11.131.807
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(1.003.491)
Kredit yang diberikan - neto10.128.316
Tagihan akseptasi774.669
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai(655.172 )
Tagihan akseptasi - neto119.497
Pendapatan bunga yang masih akan diterima39.717
Biaya dibayar di muka41.084
Aset pajak tangguhan98.202
Aset tetap218.880
Dikurangi: Akumulasi penyusutan(5.584 )
Aset tetap - neto213.296
Aset takberwujud102.410
Dikurangi: Akumulasi amortisasi(73.295 )
Aset takberwujud - neto29.115
Agunan yang diambil alih - neto-
Aset lain-lain - neto131.604
JUMLAH ASET14.576.094
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas segera9.749
Simpanan nasabah:
Pihak berelasi44.981
Pihak ketiga11.513.100
11.558.081
Simpanan dari bank lain1.063.369
Liabilitas derivatif1.606
Liabilitas akseptasi65.105
Utang pajak23.412
Bunga masih harus dibayar52.877
Liabilitas imbalan pasca kerja7.466
Liabilitas lain-lain236.829
Obligasi konversi182.550
JUMLAH LIABILITAS13.201.044
Modal saham – seri A nilai nominal Rp 0,01 (nilai penuh) per saham dan seri B nilai nominal Rp 78 per saham (nilai penuh). Modal dasar - 900.000.000.004.200 saham seri A dan 38.461.538.461 saham seri B. Modal ditempatkan dan disetor penuh - 676.236.100.000.000. saham seri A dan. 28.350.177.035 saham seri B, Modal ditempatkan dan disetor penuh - 676.236.100.000.000 saham seri A dan 28.350.177.035 saham seri B8.973.675
Tambahan modal disetor178.759
Uang muka setoran modal1.249.480
Surplus revaluasi aset tetap - neto132.425
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual(25.454 )
Saldo rugi:
Telah ditentukan penggunaannya1.002
Belum ditentukan penggunaannya(9.134.837 )
JUMLAH EKUITAS - NETO1.375.050
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS14.576.094

PT. Bank AAA
Laporan Posisi Keuangan
Untuk Tahun Yang Berakhir 31 Desember 2014
(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
ASET
Kas39.991
Giro pada Bank Indonesia775.440
Giro pada bank lain39.659
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain1.501.346
Efek-efek1.917.531
Kredit: Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 7.897 pada tahun 2014.
Pihak berelasi3.900
Pihak ketiga4.726.020
Jumlah Kredit4.729.920
Pendapatan bunga yang masih akan diterima30.036
Aset tetap: Setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 72.159 pada tahun 2014,179.384
Tagihan akseptasi-
Aset pajak tangguhan - bersih4.237
Aset lain-lain34.232
JUMLAH ASET9.251.776
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera11.510
Simpanan dari nasabah:
Pihak berelasi9.385
Pihak ketiga8.102.896
Jumlah simpanan dari nasabah8.112.281
Simpanan dari bank lain101.768
Utang pajak18.879
Liabilitas lain-lain22.454
Liabilitas imbalan pasca kerja10.691
Jumlah Liabilitas8.277.583
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham. Modal dasar - 17.500.000.000 saham. Modal ditempatkan dan disetor - 6.397.416.110 saham.639.742
Tambahan modal disetor - bersih9.058
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok tersedia untuk dijual(11.206)
Surplus revaluasi39.911
Saldo laba (Defisit sebesar Rp 287.578 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Maret 2007):
Telah ditentukan penggunaannya29.311
Belum ditentukan penggunaannya267.377
Jumlah Ekuitas974.193
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS9.251.776

----
Nah, itulah 3 contoh neraca bank yang dapat saya bagikan kepada anda. Semoga contoh neraca bank diatas dapat menambah pemahaman, pengetahuan, serta wawasan anda semuanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Kuliner Food Truck Festival Digitalicious 2015 di SDC Serpong

Serpong, 3 April 2015 –  Hang out  bersama Komunitas Blogger Crony, kali ini memilih lokasi di Summarecon Digital Center (SDC) pilihan jatuh ke tempat ini, karena sudah familiar dan tempatnya mudah diakses kendaraan umum. Kebetulan di SDC sedang ada  Food Truck Festival    Digitalicious 2015   lokasi di area parkir utara yang berlangsung dari 27 Maret 2015 sampai 5 April 2015. Black Jack Tabanco Chee Gen Karamel Juice Bubur Ayam Monas Sesampainya di sana, saya dan teman-teman langsung eksplorasi dengan memesan makanan dan minuman Food Truck, semua berpencar dan tak mau menyia-nyiakan  moment  langka ini. Kami langsung membeli kupon untuk belanja makanan, karena tak memakai uang cash. Kupon terbagi dalam pecahan mulai dari Rp.1000,- jadi jangan khawatir tak dapat uang kembali saat jajan makanan dengan pecahan uang yang tidak bulat. Kupon pecahan mulai Rp.1000 untuk membeli kuliner di food truck festival digitalicious 2015 Saya sendiri, tertar...

Pengertian dan Jenis-jenis Hutang (Kewajiban)

Pengertian dan Jenis-jenis Hutang (Kewajiban) – Hutang merupakan instrument yang cukup penting bagi suatu perusahaan, apalagi untuk memenuhi kebutuhan operasi usaha atau untuk modal investasi. Karena saking pentingnya tersebut, hampir semua perusahaan memiliki hutang. Perusahaan yang memiliki banyak hutang bukan berarti mengalami kesulitan keuangan, walaupun hutang meningkatkan risiko yang harus ditanggung oleh perusahaan, namun dengan hutang tersebutlah perusahaan dapat menggunakan dana ekternal untuk memenuhi kebutuhannya, sedangkan dana internal yang dimilikinya juga dapat digunakan untuk kebutuhan yang lain, sehingga pengelolaan dana dapat berjalan dengan baik dan diharapkan menghasilkan laba yang lebih tinggi. Selain itu, jika perusahaan tidak menggunakan hutang malah akan tidak efektiv dan efisien dalam hal investasi atau ekspansi. Investasi dan ekspansi tentu membutuhkan dana yang besar, sehingga jika harus menggunakan dana internal maka perusahaan memerlukan waktu yang lama u...

Syarat dan Cara Meminjam Uang Di Bank BNI (Pengajuan Kredit)

Syarat dan Cara Meminjam Uang Di Bank BNI (Pengajuan Kredit) – Berusaha untuk memperoleh dana dari pinjaman bank memang merupakan salah satu cara yang paling ampuh saat ini, selain karena hemat waktu, meminjam uang di bank juga dinilai sebagai langkah efektif dalam mengelola keuangan. Di jaman modern seperti saat ini, melakukan pinjaman tidak selalu menandakan bahwa anda tidak memiliki uang, tapi bisa saja ini merupakan cara dalam pengelolaan keuangan, termasuk stabilitas arus kas. Hal ini juga sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan, baik perusahaan kecil, sedang, maupun besar. Mereka melakukan pinjaman uang di bank untuk membiayai operasi perusahaan, investasi, atau kebutuhan lainnya. Dengan melakukan pinjaman ini, perusahaan-perusahaan tersebut tidak harus mengeluarkan biaya yang terlampau besar untuk operasi, investasi, atau kebutuhan lainnya, dan mereka dapat melunasi pinjamannya dengan hasil yang diperoleh dari operasi, investasi, atau pendapatan lainnya. Berkaitan dengan pi...