Langsung ke konten utama

Ruth Maureen , “ Karakter Anak Terbangun dari Cermin Karakter Orang tua”

Foto : Doc Pribadi

“Karakter dapat menentukan nasib seseorang, karena karakter berawal dari pikiran, perkataan dan kebiasaan, setelah itu berlanjut ke pembentukan karakter.”Ruth Maureen membuka sesi talkshowbertajuk Morning Tea di Sekolah Cita Persada 8/9 dengan bahasan “Mengajarkan Karakter Pada Anak.” Dihadiri oleh beberapa orangtua murid dan Blogger.


Foto : Facebook Cita Persada
Definisi Karakter dari Heraclitus dan Cicero menjelaskan bahwa Karakter dapat menentukan nasib seseorang, bahkan negara. Maka, pembangunan karakter yang baik pada generasi muda, harus benar-benar dilakukan agar terbentuk sampai dewasa kelak dan dapat memberikan keputusan-keputusan tepat dalam hidupnya yang berpengaruh untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

Menurut Maureen, membangun karakter pada anak bisa dimulai dari kehidupan sehari-hari yang biasa dialami. Misalnya, ketika mengantre di fasilitas publik, antre di restoran cepat saji, sebuah contoh yang tak baik ketika orang tua mengajarkan anaknya untuk menyela antrean dengan dalih anak-anak pasti didahulukan. “Ini bahaya, karena anak akan merekam semua yang diajarkan orangtua nya sampai ia dewasa. Jadi, hati-hatilah dalam menerapkan kebiasaan atau melontarkan perkataan di depan anak.” Kata Maureen.

Mengajarkan karakter yang baik juga bisa dimulai dengan melatih mengendalikan diri dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Ini adalah tantangan terbesar bagi para orang tua.
Kepala sekolah Cita Persada ini juga mengemukakan bahwa ketika anak gagal, orangtua harus mendukungnya dengan dorongan moral yang kuat. Anak harus diajarkan bersikap sportif dan menghargai proses. Sehingga dalam setiap kegagalan anak diharapkan memetik hikmah dan bangkit semangat kembali. Juga tidak menjadikan kegagalan sebagai suatu hal yang harus diratapi dengan kekecewaan mendalam. Jika anak merasakan kecewa, akan berpengaruh terhadap psikologisnya.

Ruth Maureen, Kepala Sekolah Cita Persada

“Melatih kedisiplinan pada anak akan berpengaruh pada pembangunan karakternya, misalnya ketika anak dipanggil oleh orangtua nya, ajarkan supaya langsung merespon walaupun pada saat asyik bermain. Minimal harus menyahut.” Ujar perempuan lulusan University of Colorado USA ini. Dalam hal lain, melatih kedisiplinan juga bisa dalam berbagai kegiatan, misalnya bermusik, olah raga dan lain-lain. Ajarkan anak untuk mengikuti kegiatan dengan konsisten dan komitmen penuh. Tidak setengah-setengah. Hal ini dimaksudkan agar anak dapat memahami tanggung jawabnya terhadap keinginannya.

Saat anak mengadu kepada orangtua, sebaiknya ditelusuri dulu akar permasalahannya, bukan langsung emosi atau langsung protes kepada yang diadukan. Karena, jika ini terjadi, anak akan meniru sikap orangtua nya. Anak jadi merasa ada yang membela walaupun salah. Ini sangat tidak baik karena anak jadi tidak bertanggung jawab dan kurang memahami teguran orang lain yang sebenarnya bisa saja baik bagi dirinya. Jadi, ini pun merupakan bagian dari pembangunan karakter. Upayanya adalah ajarkan anak untuk merespon positif teguran orang lain. Tidak selalu ditanggapi emosi, agresif dan sikap suka mengadu.

Anak perlu diberikan pemahaman self control orangtua dapat memberikan pengaruhnya ketika anak berprestasi dan melakukan hal baik, berikan pujian dan beri penekanan terhadap hal yang harus diperbaiki. Anak juga dapat diberitahu saatnya interupsi dalam pembicaraan dengan orang lain. Sikap pengendalian diri ini dapat berpengaruh pada kehidupan anak di masa mendatang saat terjun ke masyarakat.

Buat pengaruh yang baik terhadap anak dalam setiap perkataan dan tindakan. Pengaruh bisa datang dari mana saja, termasuk dari keluarga inti, kakek, nenek, paman, bibi dan lain-lain. Jadi, sebagai orangtua juga harus selalu mengecek perubahan-perubahan yang dialami oleh anaknya selama tinggal dengan anggota keluarga lain.

Kebersamaan bersama anak dapat dimanfaatkan untuk membangun karakter anak, misalnya saat pagi hari ketika sarapan, siang ketika bermain dan belajar dan pada malam hari menjelang tidur, bisa dibacakan dongeng-dongeng yang menginspirasi anak.

Anak tak perlu dimanja berlebihan, jika anak diberikan kesenangan semata tanpa mempertimbangkan pembangunan karakternya, hal ini dapat menjatuhkan anak. Bukan kebahagiaan yang didapat tetapi malah kerusakan karakter.
Menurut Maureen, jangan sekali-kali orangtua membandingkan anak dengan teman-temannya. Karena anak itu unik dan punya kepribadian berbeda, fokus saja terhadap diri dan potensi anak sendiri. Bangun karakternya dengan baik. Karena orangtua di rumah adalah role model utama bagi anak daripada sekolahan yang hanya beberapa jam saja.

Kesimpulannya, mengajarkan karakter pada anak bisa dimulai dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari bersama keluarga, melatih kedisiplinan, memupuk jiwa sosial dan sikap pengendalian diri yang kuat. Jika hal ini sudah ditanamkan sejak dini, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi berkualitas.
Selesai Morning Tea Break bersama Ruth Maureen, kami berkeliling melihat-lihat sekolahan Cita Persada yang hommy dan asri. Terlihat anak-anak lalu lalang, anak TK yang lucu dan interaktif dengan kami membuat gemas dan kagum karena mereka semua full berbahasa Inggris dengan baik. Sekolah Cita Persada memakai konsep full English dalam kegiatan belajar mengajarnya. Kecuali untuk kelas lima ke atas sudah diperbanyak Bahasa Indonesia nya karena sebagai persiapan Ujian Nasional.

Bangunan yang terletak di Jalan Cinere Raya No.3 Depok ini, berlantai 3, lantai 1 untuk TK dan lantai 2 untuk SD dan SMP. Di lantai 2 ada perpustakaan, ruang musik, klinik dan Laboratorium Komputer yang ditata dengan unik dan terasa seperti di rumah sendiri. Sehingga proses belajar untuk anak-anaknya terasa menyenangkan. Klinik menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para siswa nya terutama pemeriksaan gigi secara rutin.

Locker pun berjejer rapi di samping kelas masing-masing. Di luar ruangan sebelah kantin, ada taman bermain yang luas dalam hamparan rumput hijau. Juga kolam renang khusus di pojok dengan payung pepohonan rindang.


Bangunan Sekolah Cita Persada, Foto by Haya Aliya Zaki


Ruang Kelas
Klinik Sekolah
Ruang Komputer
Ruang Musik
Tempat bermain
Kolam Renang Sekolah Cita Persada
Taman Bermain yang luas
Saya dan rekan Blogger usai menghadiri talkshow

Sekolah Cita Persada mempunyai misi menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di mana pun berada dengan menghargai setiap perbedaan dan mengutamakan kesetaraan dalam memberikan pendidikan berkualitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Kuliner Food Truck Festival Digitalicious 2015 di SDC Serpong

Serpong, 3 April 2015 –  Hang out  bersama Komunitas Blogger Crony, kali ini memilih lokasi di Summarecon Digital Center (SDC) pilihan jatuh ke tempat ini, karena sudah familiar dan tempatnya mudah diakses kendaraan umum. Kebetulan di SDC sedang ada  Food Truck Festival    Digitalicious 2015   lokasi di area parkir utara yang berlangsung dari 27 Maret 2015 sampai 5 April 2015. Black Jack Tabanco Chee Gen Karamel Juice Bubur Ayam Monas Sesampainya di sana, saya dan teman-teman langsung eksplorasi dengan memesan makanan dan minuman Food Truck, semua berpencar dan tak mau menyia-nyiakan  moment  langka ini. Kami langsung membeli kupon untuk belanja makanan, karena tak memakai uang cash. Kupon terbagi dalam pecahan mulai dari Rp.1000,- jadi jangan khawatir tak dapat uang kembali saat jajan makanan dengan pecahan uang yang tidak bulat. Kupon pecahan mulai Rp.1000 untuk membeli kuliner di food truck festival digitalicious 2015 Saya sendiri, tertar...

Pengertian dan Jenis-jenis Hutang (Kewajiban)

Pengertian dan Jenis-jenis Hutang (Kewajiban) – Hutang merupakan instrument yang cukup penting bagi suatu perusahaan, apalagi untuk memenuhi kebutuhan operasi usaha atau untuk modal investasi. Karena saking pentingnya tersebut, hampir semua perusahaan memiliki hutang. Perusahaan yang memiliki banyak hutang bukan berarti mengalami kesulitan keuangan, walaupun hutang meningkatkan risiko yang harus ditanggung oleh perusahaan, namun dengan hutang tersebutlah perusahaan dapat menggunakan dana ekternal untuk memenuhi kebutuhannya, sedangkan dana internal yang dimilikinya juga dapat digunakan untuk kebutuhan yang lain, sehingga pengelolaan dana dapat berjalan dengan baik dan diharapkan menghasilkan laba yang lebih tinggi. Selain itu, jika perusahaan tidak menggunakan hutang malah akan tidak efektiv dan efisien dalam hal investasi atau ekspansi. Investasi dan ekspansi tentu membutuhkan dana yang besar, sehingga jika harus menggunakan dana internal maka perusahaan memerlukan waktu yang lama u...

Syarat dan Cara Meminjam Uang Di Bank BNI (Pengajuan Kredit)

Syarat dan Cara Meminjam Uang Di Bank BNI (Pengajuan Kredit) – Berusaha untuk memperoleh dana dari pinjaman bank memang merupakan salah satu cara yang paling ampuh saat ini, selain karena hemat waktu, meminjam uang di bank juga dinilai sebagai langkah efektif dalam mengelola keuangan. Di jaman modern seperti saat ini, melakukan pinjaman tidak selalu menandakan bahwa anda tidak memiliki uang, tapi bisa saja ini merupakan cara dalam pengelolaan keuangan, termasuk stabilitas arus kas. Hal ini juga sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan, baik perusahaan kecil, sedang, maupun besar. Mereka melakukan pinjaman uang di bank untuk membiayai operasi perusahaan, investasi, atau kebutuhan lainnya. Dengan melakukan pinjaman ini, perusahaan-perusahaan tersebut tidak harus mengeluarkan biaya yang terlampau besar untuk operasi, investasi, atau kebutuhan lainnya, dan mereka dapat melunasi pinjamannya dengan hasil yang diperoleh dari operasi, investasi, atau pendapatan lainnya. Berkaitan dengan pi...