Langsung ke konten utama

Belajar Bisnis dari Alvin Adam dan Wulan Guritno

Jovi, Wulan Guritno dan Alvin Adam


Senayan City, Jakarta, 27 Nopember 2013 - Tak saya sia-siakan undangan dari Kak Ita Sembiring, Founder acara MLD Talk'in yang rutin diadakan di Jabodetabek ini. Beberapa kali saya sempat mengikutinya, konsep yang simpel namun padat nilai edukasinya. Walau di sponsori oleh rokok, tapi tak ada ulasan yang berkaitan dengan rokok ini. Acara fokus kepada paparan narasumber pemberi ilmu dan pengalaman.

Kali ini, ada sharing tentang ilmu bisnis bertema Ide, Partner dan Bisnis yang dibagikan dua orang narasumber, yakni Alvin Adam dan Wulan Guritno. Saya datang ke Senayan City Urban Kitchen tepat pukul 18.00, di sana sudah ada teman saya Ika, setelah cipika cipiki dengan Kak Ita, sang tuan rumah acara, saya pun memesan Juice dan ngobrol - ngobrol dulu sambil menunggu acara dimulai. Tak lama datang teman-teman saya yang lain, seperti Fara, Indra, Riri Novita Maria dan Citra. Seru akhirnya. Sambil ngobrol, menikmati welcome drink plus suguhan musik jazz dari Rio Moreno Combo dan cuap-cuap bareng teman.

Kak Ita yang pakai kaca mata

Musik dari Rio Moreno Combo

Tak lama, acara pun dimulai, Setelah kak Ita memberi sambutan dan pembukaan, Wulan memberikan sharing pertama. Wulan mulai berbisnis dalam bidang kecantikan, diprakarsai bersama 3 temannya, Jovi, Janna dan Amanda Sukasah. Awalnya mereka benar-benar melangkah dari nol, menyewa tempat patungan, dekorasi ruangan dengan koleksi pribadi dan memberdayakan sumber daya manusia dari masing-masing pemrakarsa. Berawal dari mendirikan Studio Waxing dengan bendera POTRE yang dalam kurun lima tahun belum menjadi Lifestyle. Tetapi terus ditekuni hingga menghasilkan omzet lumayan dan berhasil balik modal. Dari balik modal ini Wulan dkk menggunakannya untuk lebih mengembangkan usahanya, selain Studio Waxing bertambah Spa dan Salon. Tujuannya ingin memberi kepuasan konsumen dalam hal memanjakan tubuh agar menjadi rileks.

Berikut tips berbisnis dari Wulan :
  • Sekecil apapun usaha yang dibangun, usahakan selalu punya sistem. Karena dengan sistem, akan membuat semua pekerjaan rapi dan terhindar dari segala kemungkinan yang tak diinginkan.
  • Jangan percayakan bisnis baru dirintis kepada orang lain, kelola dulu sendiri dengan sepenuh hati, jika sudah maju boleh dipercayakan.
  • Ciptakan inovasi-inovasi yang tak mengekor pada bisnis umumnya, misalnya untuk usaha salon dan spa, bisa dikembangkan dengan membuat ramuan sendiri untuk bahannya. Atau menciptakan konsep yang unik dan punya nilai lebih.
  • Berdayakan kemampuan dan keahlian anggota, sebelum hire tenaga dari luar, hal ini untuk meminimalisir biaya gaji atau honor, jika kas berlebih, lumayan bisa buat tambahan modal pengembangan usaha.
  • Sense of belonging dengan para pegawai, seperti therapyst dan lain-lain harus diciptakan, agar ada perasaan saling memiliki dan loyalitas akan tumbuh.
  • Jika sudah balik modal dan mendapatkan keuntungan, jangan terburu-buru untuk bagi hasil, sebaiknya pakai dulu untuk pengembangan bisnis yang lebih luas agar kelak pemasukan bertambah banyak dan maksimal.
  • Harus punya tujuan, target dan goal setting
Wulan juga bercerita bahwa selama mendrikan perusahannya bareng teman-temannya itu sempat mengalami kendala, tapi maju mundur itu biasa, dengan kegigihan semua itu dapat diatasi. "Jadi intinya, fokuskan saja pada tujuan  mendirikan usaha itu disertai membuat target pencapaian." Pungkas Wulan.

Setelah Wulan Guritno selesai memberikan sharing, Kak Ita bagi-bagi hadiah melalui Quiz dan ada beberapa tanya jawab. Setelah itu, giliran Alvin Adam memberikan materi tentang bisnis dari pengalamannya. Sebelumnya, Alvin bercerita bahwa sejak klas 3 SD sudah terbiasa membantu orang tua. makanya sampai sekarang bisa mandiri.

Alvin dari SMA sudah belajar bisnis, Diceritakannya saat mempunyai usaha Mie Ayam, segala strategi dicobanya. Mulai dari inovasi pembuatan mie yang tidak biasa, sampai teknik pemasaran dan perekrutan karyawan yang berkonsep kekeluargaan. 
Satu hal yang selalu dijadikan alasan kendala dalam berbisnis, yaitu masalah modal. Menurut Alvin, ketika kita mengeksekusi ide, lakukan saja walau modal minim. Urusan lainnya bisa minta kerjasama dengan pihak lain. Jika banyak teman, bisa saling mendukung atau berdayakan kreativitas kita. Jika kita kreatif, niscaya segala tujuan akan tercapai.

Misalnya, saat Alvin awal mendirikan usaha Mie Ayam, ia tidak punya cukup modal untuk sewa tempat, tetapi di siasati dengan melobi warga setempat agar diizinkan tanpa membayar, bayarannya adalah boleh makan Mie Ayam gratis di sana. Awalnya lumayyan terkuras karena mereka setiap hari membawa keluarganya untuk makan di sana. Tapi lama-lama ada keuntungan juga dan omzet terus bertambah.
Dalam memperlakukan karyawannya, Alvin selalu meenganggapnya keluarga sendiri dan tak segan untuk memajukan mereka. Tak heran jika 10 orang binaannya berhasil mempunyai lebih dari dua gerobak usaha Mie Ayam. 

Jam menunjukkan pukul 8.30, saat tanya jawab masih berlangsung. Saya sudah di sms terus oleh anak saya disuruh cepat pulang, akhirnya saya pulang duluan dan tidak ikut acara sampai selesai. Tetapi acaranya lumayan dapat tercerna banyak. Tips berbisnis dari mereka berdua sangat bermanfaat dan padat berisi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Kuliner Food Truck Festival Digitalicious 2015 di SDC Serpong

Serpong, 3 April 2015 –  Hang out  bersama Komunitas Blogger Crony, kali ini memilih lokasi di Summarecon Digital Center (SDC) pilihan jatuh ke tempat ini, karena sudah familiar dan tempatnya mudah diakses kendaraan umum. Kebetulan di SDC sedang ada  Food Truck Festival    Digitalicious 2015   lokasi di area parkir utara yang berlangsung dari 27 Maret 2015 sampai 5 April 2015. Black Jack Tabanco Chee Gen Karamel Juice Bubur Ayam Monas Sesampainya di sana, saya dan teman-teman langsung eksplorasi dengan memesan makanan dan minuman Food Truck, semua berpencar dan tak mau menyia-nyiakan  moment  langka ini. Kami langsung membeli kupon untuk belanja makanan, karena tak memakai uang cash. Kupon terbagi dalam pecahan mulai dari Rp.1000,- jadi jangan khawatir tak dapat uang kembali saat jajan makanan dengan pecahan uang yang tidak bulat. Kupon pecahan mulai Rp.1000 untuk membeli kuliner di food truck festival digitalicious 2015 Saya sendiri, tertar...

Model Rambut Panjang Ala Artis Indonesia

Model Rambut Panjang Ala Artis Indonesia - Mempunyai rambut panjang dan sehat merupakan dambaan setiap perempuan yang ada di Indonesia. Sudah terbukti, karena para atis mempercantik dirinya dengan rambut panjang berkilau dan terurai. Tak ada salahnya jika kalian mencoba gaya rambut yang satu ini, dengan Model gaya potongan rambut segi panjang ala artis Indonesia terbaru yang saya tulis kali ini mungkin bisa menjadi inspirasi untuk mendapatkan penampilan lebih mengesankan dan lebih cantik dari yang lainnya. Hal tersebut akan membuat anda maskin berkesan dan nampak percaya diri. Setiap wanita pasti ingin memiliki rambut yang indah dan juga menarik. Berbagai macam cara pun dilakukan, dari mulai pergi ke salon. Hingga memilih gaya rambut tertentu. Salah satu contohnya adalah Model Rambut Segi Panjang. Untuk lebih detailnya anda bisa menyimak beberapa sajian yang akan kami ulas dibawah ini.  Banyak para artis Tanah Air yang memilki rambut panjang yang indah, salah satunya seperti Jessi...

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi (Bond)

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi (Bond) – Dalam UU RI No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal disebutkan bahwa obligasi merupakan salah satu bagian dari efek. Dalam UU tersebut dikatakan bahwa Efek adalah suatu surat berharga yang dapat berupa surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek. Jadi disini sudah jelas bahwa obligasi merupakan efek, karena obligasi adalah salah satu bagian dari efek maka perdagangan dan jual-beli obligasi tidak sembarangan, tapi harus melalui sebuah lembaga, dalam hal ini lembaga tempat jual-beli efek adalah BEI (Bursa Efek Indonesia). Saya yakin anda sudah sering sekali mendengar kata obligasi, tentu saja karena memang istilah obligasi ini sudah umum sekali digunakan dalam dunia bisnis dan keuangan. Tapi sudah tahukah anda apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan obligasi itu? Dan apa saja jenis jenis obligasi yang ...