Langsung ke konten utama

Tips Memilih Lokasi Rumah Untuk Investasi dan Tempat Tinggal

Tips Memilih Lokasi Rumah Untuk Investasi dan Tempat Tinggal - Memilih sebuah properti seperti halnya rumah atau tanah adalah sesuatu yang sakral. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kenyamanan dan nilai balikan di masa     yang akan datang yang mungkin akan anda rasakan. Memilih rumah atau tanah (properti) ada dua kemungkinan tujuannya, yang pertama adalah untuk tempat tinggal, dan yang kedua adalah untuk investasi. Antara tujuan yang pertama dengan tujuan yang kedua sebenarnya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan, kenapa? Ingat, rumah yang baik pasti enak dan nyaman untuk ditinggali, karena itulah banyak orang yang mencarinya, karena banyak yang mencari pastilah rumah tersebut memiliki nilai yang tinggi dan akan membentuk pasar, dengan begitu tujuan investasi pun juga akan tercapai dengan sendirinya, karena pada dasarnya faktor investasi juga akan disesuaikan dengan kelayakan, kenyamanan, dan keamanan suatu rumah untuk ditinggali.

Jadi, dalam memilih rumah atau tanah (properti), baik untuk tempat tinggal maupun untuk investasi pada umumnya adalah sama dan sukar dipisahkan. Namun secara khusus, tujuan tempat tinggal dan tujuan investasi dapat dibedakan jika berkaitan dengan usaha dan bisnis, contohnya adalah pemilihan rumah, bangunan atau tanah untuk membuka toko, warung, rumah makan, kantor, dan sentra bisnis lainnya. Dalam hal ini faktor keramaian (pangsa pasar) dan adaptasi (lokalisasi) menjadi faktor utama.

Karena alasan-alasan yang disebutkan di atas, muncullah sebuah lokasi rumah dan tanah (properti) yang dinilai sebagai perfect location, dimana bisa digunakan untuk tempat tinggal dan investasi serta cocok untuk berbisnis. Lokasi yang seperti ini pastilah diincar oleh banyak pihak, dan sudah tentu akan tinggi potensi nilai balikan yang akan anda dapatkan.

Kemudian, masalahnya sekarang adalah bagaimana anda mendapatkan rumah dan tanah yang perfect location tersebut? Nah, berkaitan dengan hal ini, sesuai dengan judul pada artikel kali ini, saya akan mencoba memberikan tips memilih lokasi rumah/tanah (properti) yang cocok untuk anda tinggali atau untuk investasi sekaligus bisa dimanfaatkan untuk berbisnis, berikut ini tipsnya.

Sebelumnya, baca juga: Tips membeli rumah baru agar tidak tertipu dan merugi.

Tips Memilih Lokasi Rumah Untuk Investasi dan Tempat Tinggal

Sarana dan Prasarana Yang Sudah Tersedia
Jika sejenak anda membayangkannya, anda pasti tidak mau membeli rumah di pelosok yang sangat minim sarana dan prasarana yang mendukung, bahkan jika anda membeli rumah atau tanah untuk sekedar dijadikan vila atau tempat peristirahatan pun lebih baik ada sarana dan prasarana yang mendukung. Kalau anda membeli rumah dari pengembang (dari perumahan), mungkin sarana dan prasarana berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial sudah disediakan oleh pengembang tersebut, tapi bagaimana jika anda membeli rumah atau tanah secara mandiri? Nah di sini anda harus benar-benar memastikan masalah sarana dan prasarana ini.

Pada dasarnya sarana dan prasarana ini berbentuk fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti:
Fasilitas umum:
  • Jalan masuk-keluar
  • Saluran drainase/ got air hujan
  • Penerangan rumah dan jalan
  • Fasilitas air minum dan air bersih (jet pump/sumur/ PAM/ pompa tangan)
  • Jaringan telepon dan internet
  • Dan lain-lain.
Fasilitas sosial:
  • Masjid/ Musholla/rumah ibadah
  • Lapangan/ taman/ areal terbuka
  • Posko Keamanan
  • Balai Pertemuan warga
  • Dan lain-lain.
Jika anda sudah bertanya kepada pembeli atau pengembang, anda wajib mengeceknya sendiri guna memantapkan pilihan anda, jangan sungkan-sungkan untuk menjelajah semua fasilitas yang ada, apalagi jika sebelumnya anda sudah dijanjikan dengan fasilitas yang lengkap maka sangat perlu untuk mengkonfirmasi janji tersebut.

Potensi Perkembangan Lokasi Properti
Laju ekonomi akan selalu berkembang dan membutuhkan infrastruktur yang baru, oleh karena lokasi yang sudah menjadi sentra ekonomi sebelumnya sudah terlalu padat maka akan menuntut adanya lokasi baru, di sinilah kenapa banyak daerah yang sebelumnya sepi menjadi ramai, yang sebelumnya minim bangunan menjadi semakin banyak bangunannya. Jika anda bisa memprediksi lokasi baru yang potensial untuk menjadi sentra bisnis yang baru, maka keuntungan luar biasa akan anda dapatkan.

Ada banyak hal yang bisa anda amati untuk memprediksi lokasi yang potensial, mudah saja karena tanda-tanda tersebut gampang dikenali. Contohnya, munculnya tempat-tempat perdagangan baru seperti pasar, ruko, dan supermarket, munculnya bisnis layanan seperti bank, rumahsakit, klinik, puskesmas, bengkel, dan sebagainya, munculnya jalur angkutan umum seperti terminal, stasiun, dan bandara. Tapi ingat, satu tanda tidak bisa dijadikan patokan, misalkan daerah tertentu hanya muncul sebuah pasar saja, ini kurang bisa dijadikan patokan karena di pelosok-pelosok pun sudah banyak pasar. Munculnya bank di suatu daerah, jika tidak diikuti oleh lainnya juga kurang bagus untuk dijadikan patokan.

Tapi akan berbeda jika muncul beberapa tanda, misalnya munculnya stasiun baru di suatu daerah, kemudian diikuti dengan munculnya bank, rumahsakit, dan super market dengan jarak yang berdekatan, nah ini bisa jadi cukup potensial kedepannya karena jelas dengan dibangunnya infrastruktur dan bisnis di atas akan mampu memancing keramaian, alhasil roda ekonomi baru akan berjalan di daerah baru tersebut.

Posisi dan Arah Rumah
Posisi dan arah rumah sangat erat kaitannya dengan sinar matahari yang dapat menyinari rumah tersebut. Terlihat sepele namun ternyata banyak yang mempermasalahkan masalah ini. Yang pertama, ada yang mementingkan sinar matahari di sore hari, kedua ada yang mementingkan sinar matahari di pagi hari. Ini memang tergantung dengan selera masing-masing individu, tapi jika anda membeli rumah atau bangunan untuk anda sendiri maka pilihannya adalah menurut selera anda. Tapi untuk investasi yang akan melibatkan selera orang lain, ini cukup sulit. Banyak pengembang yang memutuskan untuk mencari jalan tengahnya dengan menghadapkan rumah ke selatan atau ke utara agar sinar matahari di pagi dan sore hari terbagi rata.

Perlu diketahui bahwa sinar matahari itu cukup penting, tidak hanya sinar pagi dan sore hari saja, siang pun juga penting. Hal ini sering berkaitan dengan hobi, misalkan yang hobi tanaman maka perlu sinar matahari untuk pertumbuhan tanamannya, ikan, burung dan hewan lainnya juga sangat perlu sinar matahari, bahkan manusia pun sangat perlu sinar matahari untuk kesehatannya. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih posisi dan arah rumah/bangunan yang hendak anda beli atau investasikan.

Lakukan Survei Di Lokasi Yang Potensial
Tips memilih lokasi rumah selanjutnya adalah berkaitan dengan survey. Ini penting untuk dilakukan karena dapat memfilter pilihan dan tawaran yang anda dapatkan. Saya sendiri percaya bahwa lokasi potensial atau perfect location itu tidak hanya satu, tapi ada beberapa atau bahkan banyak. Ketika anda sudah mendapatkan beberapa lokasi yang menurut anda baik, ada bijaknya anda bandingkan antar lokasi tersebut dengan melakukan survey langsung. Bentuk survey ini dapat beraneka ragam, misalnya seperti tanya jawab dengan warga sekitar, pelajari silsilah rumah/bangunan/tanah tersebut, dll. Yang paling penting di sini adalah kemantapan hati anda, mana lokasi yang paling mantap buat anda maka itulah yang sebaiknya dipilih.

Lokasi Yang Berbahaya
Jelas saja bahwa ada begitu banyak lokasi rumah yang patut anda hindari, hal ini berkaitan dengan potensi bahaya yang dapat menimpa. Contoh lokasi rumah/bangunan atau properti yang rawan bahaya-bahaya tersebut seperti:
  1. Lokasi dekat pantai. Walaupun indah pemandangannya, namun pertimbangkan pula bahaya-bahaya yang menanti, seperti tsunami, tanah bekas rawa yang mudah amblas, dan air dengan kadar garam yang tinggi sehingga berasa asin.
  2. Lokasi di bawah atau di dekat kabel listrik tegangan tinggi (Sutet). Lokasi seperti ini mengandung electromagnet yang begitu besar, dan akan rawan mempengaruhi kesehatan keluarga anda, apalagi terhadap anak-anak maupun bayi. Belum lagi adanya bahaya jika kabel atau bangunan penyangga sutet roboh.
  3. Lokasi sulit air. Ini akan menyebabkan gersang sehingga aktivitas anda terasa lebih melelahkan dan panas.
  4. Lokasi yang terlalu padat. Ada banyak bahaya yang menanti, misalnya bahaya kebakaran yang mudah merembet, apalagi jika lokasi tersebut nihil system pemadaman.
  5. Lokasi perbukitan. Sekali lagi, walaupun terlihat indah namun pertimbangkan pula potensi bahayanya, seperti tanah longsor, kesulitan akses karena jalan yang menanjak yang juga akan menyebabkan mesin kendaraan lebih mudah rusak.
  6. Lokasi rumah yang terlalu jauh dengan lokasi aktivitas anda. jangan dikira rumah yang jauh dengan aktivitas anda tidak bermasalah, misalnya aktivitas kerja, pendidikan anak-anak, dan interaksi sosial anda, jika terlalu jauh ini berpotensi menyebabkan tingkat stress yang meningkat.
  7. Lokasi rumah dengan harga yang terlalu mahal. Saya paham dengan impian anda untuk memperoleh lokasi rumah yang ideal. Tapi yang jangan anda lupakan adalah masalah kemampuan keuangan anda. Jika anda membeli rumah dengan tabungan, maka pastikan ada sisa tabungan untuk mencukupi kebutuhan anda selama beberapa bulan, minimal 6 bulan, ini untuk berjaga-jaga jika anda keperluan mendesak seperti biaya rumahsakit, pendidikan, dan lain-lain. Jika anda menggunakan KPR dari bank tertentu, pastikan bahwa angsuran KPR tersebut tidak melebihi setengah dari gaji bulanan anda.
Selanjutnya, baca juga: Cara menguntungkan memilih tanah untuk investasi.
----
Oke, itulah sedikit ulasan saya mengenai tips memilih lokasi rumah/bangunan/tanah yang cocok untuk tempat tinggal dan investasi. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu anda menemukan lokasi rumah/bangunan/tanah seperti yang anda impikan selama ini. Thanks.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Kuliner Food Truck Festival Digitalicious 2015 di SDC Serpong

Serpong, 3 April 2015 –  Hang out  bersama Komunitas Blogger Crony, kali ini memilih lokasi di Summarecon Digital Center (SDC) pilihan jatuh ke tempat ini, karena sudah familiar dan tempatnya mudah diakses kendaraan umum. Kebetulan di SDC sedang ada  Food Truck Festival    Digitalicious 2015   lokasi di area parkir utara yang berlangsung dari 27 Maret 2015 sampai 5 April 2015. Black Jack Tabanco Chee Gen Karamel Juice Bubur Ayam Monas Sesampainya di sana, saya dan teman-teman langsung eksplorasi dengan memesan makanan dan minuman Food Truck, semua berpencar dan tak mau menyia-nyiakan  moment  langka ini. Kami langsung membeli kupon untuk belanja makanan, karena tak memakai uang cash. Kupon terbagi dalam pecahan mulai dari Rp.1000,- jadi jangan khawatir tak dapat uang kembali saat jajan makanan dengan pecahan uang yang tidak bulat. Kupon pecahan mulai Rp.1000 untuk membeli kuliner di food truck festival digitalicious 2015 Saya sendiri, tertar...

Model Rambut Panjang Ala Artis Indonesia

Model Rambut Panjang Ala Artis Indonesia - Mempunyai rambut panjang dan sehat merupakan dambaan setiap perempuan yang ada di Indonesia. Sudah terbukti, karena para atis mempercantik dirinya dengan rambut panjang berkilau dan terurai. Tak ada salahnya jika kalian mencoba gaya rambut yang satu ini, dengan Model gaya potongan rambut segi panjang ala artis Indonesia terbaru yang saya tulis kali ini mungkin bisa menjadi inspirasi untuk mendapatkan penampilan lebih mengesankan dan lebih cantik dari yang lainnya. Hal tersebut akan membuat anda maskin berkesan dan nampak percaya diri. Setiap wanita pasti ingin memiliki rambut yang indah dan juga menarik. Berbagai macam cara pun dilakukan, dari mulai pergi ke salon. Hingga memilih gaya rambut tertentu. Salah satu contohnya adalah Model Rambut Segi Panjang. Untuk lebih detailnya anda bisa menyimak beberapa sajian yang akan kami ulas dibawah ini.  Banyak para artis Tanah Air yang memilki rambut panjang yang indah, salah satunya seperti Jessi...

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi (Bond)

Pengertian dan Jenis-Jenis Obligasi (Bond) – Dalam UU RI No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal disebutkan bahwa obligasi merupakan salah satu bagian dari efek. Dalam UU tersebut dikatakan bahwa Efek adalah suatu surat berharga yang dapat berupa surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek. Jadi disini sudah jelas bahwa obligasi merupakan efek, karena obligasi adalah salah satu bagian dari efek maka perdagangan dan jual-beli obligasi tidak sembarangan, tapi harus melalui sebuah lembaga, dalam hal ini lembaga tempat jual-beli efek adalah BEI (Bursa Efek Indonesia). Saya yakin anda sudah sering sekali mendengar kata obligasi, tentu saja karena memang istilah obligasi ini sudah umum sekali digunakan dalam dunia bisnis dan keuangan. Tapi sudah tahukah anda apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan obligasi itu? Dan apa saja jenis jenis obligasi yang ...